Water
Rocket
Oleh
“Kelompok KH kholil
bakalan” (Kelompok opak 2012 Fakultas Sains dan Teknologi)
Inilah yang nantinya dapat kita banggakan calon-calon
ilmuan besar yang memiliki basic islami (Saintis Islam), yang awalnya mereka memiliki
pemahan dari tokoh ilmu pegetahuan yang memiliki pemikiran yang sangat hebat
dan dengan pemahaman seperti itu bahkan mereka memiliki kapabilitas keislaman
yang kuat kemudian mereka membuktikan dengan kesadaran mereka alami dan merealisasikan
apa yang ada dalam pikiran. Sebuah ruangan yang di
dalamnya memiliki jentik-jentik yang akan menjadi penghancur dunia yang ada
dalam pikiran mereka yang selalu haus dengan kenikmatan yang di peroleh dan
terus selalu di beri stimulus unutuk mengasahnya. Tetapi dengan basic islam yang
mereka miliki semoga memiliki kesadaran moral yang tinggi dan toleran yang
selalu menjadi pemyempurna ilmu yang dikuasaimnya.
Eksistensi yang harus dilakukan untuk selalu
dipantau maupun yang harus dipertimbangkan lagi adalah wujud bentuk keseriusan
mereka untuk mencari kebenaran. Ketika selalu dalam pemantauan kemungkinan akan
menjadi suatu panutan ketika seorang saintis dengan basic islami bisa
memanfaatkan ilmunya untuk memperbaiki kondisi yang telah menjadi pemahaman
yang menakutkan dan selalu menjadi ketakutan. Karena saat itu dengan keobsesian
yang tinggi ingin menguasai semua Negara dan dengan menancapkan doktrin
ideologis dengan kepuasan untuk menguasainya baik Negara maupun rakyatnya.
Tuntutan
kemajuan teknologi merupakan sebagai tugas kita yang memang berbasis sains dan
teknologi dalam bidang pemikirannya maupun prakteknya . Salah satunya adalah
mempraktekkan teori-teori yang dibuat oleh ilmuan-ilmuan besar yang sangat
berpengaruh yang sampai sekarang tetap sebagai panutan dalam pengembangan ilmu
pengetahuan. Tidak ada manfaatnya ketika kita tidak mengasah skill kita ketika
imajenasi kita selalu muncul tetapi tidak pernah melampiaskan (merealisasikan
dengan apa yang ada di fikiran kita dan memafaatkannya) agar bisa dinikmati
apalagi tersendat dipikiran kita yang apabila ditimbun terus menerus menjadi
busuk. Inilah ruginya manusia ketika punya kemampuan (skill) yang bagus tapi
hanya dipendam dan hanya membiarkannya menjangkit dalam fikiran.
Sebagai
salah satu yang bisa dikembangkan dengan proses percobaannya bisa memakai
alat-alat bekas yang munculnya hanya memang untuk tugas wajib OPAK 2012 SAINS
dan TEKNOLOGI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA oleh kelompok KH. Kholil bakalan
yang terinspirasi dengan membuat bentuk roket air/ kerennya water rocket
because when it fly roket tersebut mencipratkan air. yang perkakasnya meliputi
: Pipa air, Karet khusus, tripod sebagai pengarah, penahan, pompa dan selang.
Untuk lebih bisa mau kemana arah terbangnya water air ini dengan menggunakan
tripod, kalau tidak ingin ribet maka dipegangin sama tangan aja.” Katanya
ananto.
Sistem
kerjanya memakai pressur air kemudian botol diisi air dibalik ditaruh dipipa
yang sudah diberi karet dan botol dipasang terbalik. Karet berfungsi untuk
menahan air yang menjadi penahan udara dalam botol dan ketika pressure sudah
pas dalam botol penahan tinggal dilepas terbang degh tuch botol, pressure
berbanding lurus dengan volume botol. Untuk mencobanya roket air ini di tempat
lapangan luas karena kira-kira kalau botol kecil max jarak hanya 15 – 30 m.
Agar
tercapainya maksud tujuan untuk mengembangkan sains dan teknologi saat ini
adalah suatu hal yang harus ditekankan. Sekarang yang menjadikan kita sadar
dengan sains adalah diri kita, harus melek dengan perkembangan yang semakin
pesat dan kita semakin terlambat, karena tidak maksimalnya proses yang kita
lakukan. Agar bisa tercapainya wujud yang di harapkan perlu permbenahan yang
sifatnya adalah kontinu yang nantinya ketika benar-benar dimaksimalkan akan
menghasilkan buah yang manis. Hal ini dikarenakan juga salah satunya merupakan
kondisi yang unik dan memiliki dimensi yang kompleks. Berbagai kendala selalu
ada batasan-batasan yang tidak bisa dipungkiri baik fasilitas maupun cara untuk
memperolehnya.
Salah
satu yang menjadikan kita sadar adalah bagaimana kita memaksimalkan fasilitas
yang ada dengan berbagai cara dapat kita manfaatkan. Salah satunya merupakan
mendaur barang bekas dalam konsep yang membuktikan hukum dan teori yang
dihasilkan dari pemikir –pemikir ilmu pengetahuan. Semoga dengan apa yang kita
liat semoga bisa lebih inovatif dan kreatif dengan segala kekurang maupun
kelebihan yang kita punya. Tidak ada hasil yang memuaskan ketika kita tidak memaksimalkan
ilmu yang kita punya. (AH)
RSS Feed
Twitter
4/23/2013 04:03:00 AM
Unknown
Posted in
0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan Kirim Tulisan Anda Baik Berupa Artikel, Opini, Cerpen, Dll ke
Email : metamorfosa96@yahoo.com
Add : Lpm Metamorfosa
Follow : @LpmMetamorfosa