Sabtu, 03 Mei 2014

BAGAIAN PERTAMA
BAGAIAN KEDUA

Jumat, 04 April 2014

            Metamorfosa, (01/04/2014) SEMA-F Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan program kerja yaitu Laporan Pertanggungjawaban seluruh HIMA-Prodi dan DEMA-F Saintek. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Teatrikal Fakultas Sains dan Teknologi dan berjalan selama 3 hari. Acara tersebut selenggarakan pada hari Sabtu, Senin dan Selasa. Tepatnya pada tanggal 29,31 Maret dan 1 april 2014 yang berjalan dengan sukses. Acara ini diketuai oleh Sholikhul Anwaruddin mahasiswa Prodi Biologi, yang lebih akrab disapa dengan Anwar yang sedang menjabat ketua SEMA-FST masa bakti 2013-2014.

            Hari Selasa, 1 April 2014 laporan pertanggungjawaban giliran HIMA-Prodi Pendidikan Fisika, Fisika, dan Tehnik Informatika. Laporan pertanggungjawaban berjalan lancar, pada giliran HIMA-Prodi Fisika ada sedikit hambatan dikarenakan salah satu anggota masih ada UTS. Sehingga untuk menyingkat waktu yang sudah ditetapkan oleh pihak SEMA-F mempersilahkan HIMA-Prodi Tehnik Informatika untuk mensosialisasikan laporan pertanggungjawaban di depan audiens. Proses sosialisasi berjalan lancar dari HIMA-Prodi Pendidikan Fisika dan Tekhnik Informatika. Setelah anggota dari HIMA-Prodi Fisika sudah lengkap, maka laporan pertanggungjawaban dapat disosialisasikan.

            Tetapi, kegiatan laporan pertanggungjawaban sedikit sekali mahasisawa yang ikut serta menghadiri. Salah satu kendala yang di ungkapkan oleh Anwar bahwa semua disebabkan karena undangan untuk mahasiswa hanya lewat jejaring sosial. Dan tidak banyak dari mahasiswa yang update akan jejaring sosial (Red: facebook, twitter). Apalagi saat ini wi-fi kampus lagi bermasalah. Selain karena undangan, waktu yang digunakan untuk sosialisasi ini juga bertepatan dengan waktu UTS (Red: Ujian Tengah Semester).

Karena sudah molornya waktu mereka (Red, HIMA-Prodi dan DEMA-F) utuk melakukan laporan pertanggungjawaban. Awalnya mau dilaksanakan pada bulan Januari, gara-gara ada masalah UKT, kegiatan itu tertunda. kalau diundur-undur (Red: ditunda) kapan mau terlaksana sosialisasi Laporan pertanggungjawaban HIMA-Jnya. Toh sasaran utama dalam acara ini adalah para anggota HIMA-J sendiri. Mahasiswa hanya sebagai pelengkap, Ujar Anwar. [Meta- Nikmah]

 

Senin, 31 Maret 2014


Hujan abu dari letusan gunung kelud memang telah berlalu. Namun sisa abu masih berserakan di banyak tempat meskipun hujan beberapa kali mengguyur, tetap ketika panas datang abu tersebut muncul lagi. Begitupun juga sekarang tepatnya pada gunung Slamet juga mengalami hujan abu vulkanik. Seperti apa yang dikatakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas sudah mengirim contoh abu vulkanis ke laboratorium kesehatan di Yogyakarta untuk diteliti.

Pemeriksaan tersebut ditujukan untuk mengetahui apakah abu tersebut membahayakan kesehatan warga atau tidak. ”Jika abu atau material yang jatuh itu membahayakan warga, masker yang telah didistribusikan harus dipakai,” pungkasnya. (Jogja.Okezone.com)

BPBD Kabupaten Sukoharjo, kata Suprapto, masyarakat diminta untuk bertahan dalam rumah masing-masing. Syukur, bersedia menunda aktifitas sementara. Jika tidak penting, kata Suprapto, diharapkan masyarakat tidak keluar rumah dulu untuk saat ini. Jika keluar rumah, dengan kepentingan tertentu, juga diimbau juga untuk menggunakan kacamata dan masker. Ini mengingat abu sangat berbahaya untuk kesehatan. (republika.co.id)

Dampak dari abu vulkanik jika terhirup oleh manusia akan mengakibatkan gangguan tenggorokan sampai gangguan pada pernafasan. walau kecil, abu vulkanik memiliki bentuk yang runcing, sehingga cukup berbahaya bagi kesehatan, tidak hanya dalam pernafasan, namun juga dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata. 

Dokter susilo pradyarto saat di temui oleh Tiwi, (Kawan Redaksi Metamorfosa) juga menghimbau masyarakat agar tetap menggunakan masker, terutama di siang hari, untuk memlimalisir abu yang dapat terhirup. “Terkait penggunaan masker yang benar, kepala puskesmas galur I, kulon progo ini juga menuturkan bahwa yang benar adalah bagian putihnya di luar,” Pungkasnya.

Widyayanti, Amd, staf di puskesmas pengasih II,  di tempat terpisah juga menghimbau agar tetap menggunakan masker dan kacamata bila perlu, terutama ketika berpergian. selain itu yanti juga menambahkan, agar masyarakat segera membersihkan lingkungan sekitar menggunakan air, sehingga abu tidak berterbangan dan tidak terhirup. peralatan makan juga harus terbebas dari abu ketika hendak digunakan.

Beberapa factor yang dapat mempengaruhi dari dampak abu vulkanik terhadap kesehataan meliputi konsentrasi partikel, proporsi debu yang terhirup oleh manusia, dan kondisi meteorology. Partikel debu vulkanik yang halus memiliki ukuran yang sangat kecil, yaitu berkisar dari 10 mikron dan dapat berpotensi menggangu pernapasan pada manusia. Sedangkan debu yang kuran dari 5 mikron mampu menempus organ paru-paru manusia. Debu yang yang disertai Kristal silica ini mampu menimbulkan dampak penyebab gangguan pernapasan berat. Begitupun juga vulkanik yang masih memiliki hawa panas dapat membawa debu piroklastik yang permukaannya tidak merata dan cenderung tajam seperti pecahan kaca. Dampak dari debu piroklastik menyebabkan kematian dikarenakan luka pada saluran pernafasan manusia.

Salah satu debu vulkanik yang perlu diwaspadai yaitu debu yang disertai gas CO, H2S, SO2 dan memiliki sifat asam. Efek yang dampak abu vulkanik bagi kesehatan yaitu efek akut dan kronik. Efek akut dapat dipastikan iritasi pada saluran pernafasan, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) atau kesulitan bernafas seperti penyakit orang yang terkena ASMA.

Agus mengatakan, efek kronik terjadi setelah paparan bertahun-tahun. Hal ini ditandai adanya penumpukan abu silika dalam paru, yang disebut silikosis. Penderita akan mengalami penurunan fungsi paru dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Efek dapat dicegah dengan penggunaan masker khusus. "Gunakan masker. Jika memungkinkan gunakan masker kategori N 95-N 100”.

 Masker dapat mencegah masuknya debu berukuran kurang dari 10 mikron. Bila telanjur terpapar, secepatnya ke fasilitas kesehatan terdekat. Untuk efek akut bisa diatasi dengan obat batuk, pengurang sesak, pengencer dahak, atau radang. Pemeriksaan sederhana yang dilakukan adalah pengukuran menggunakan peakflow. Alat ini mengukur puncak udara keluar dari paru-paru. Sedangkan untuk paparan yang lebih lama, biasanya diperlukan rontgen paru. (Kompas.com) [Tiwi, Allam-Meta]

 

Jumat, 10 Januari 2014


Oleh: Wahyuni Rahma

          Selain mempunyai lafadz yang indah, Al-Qur’an juga menyimpan sejuta misteri di balik makna lafadznya. Al-Qur’an juga ternyata telah menjelaskan masalah besi. Bahkan, Allah dengan jelas menjelaskannya dalam salah satu surat yang diberi nama Al-hadiid yang berarti besi.
Tampaknya aneh, dalam pelajaran teologi, nama salah satu elemen kimia dalam tabel periodik, yaitu besi (Fe= ferrum) bisa menjadi salah satu judul dalam kalamullah tersebut. Hal ini diperdebatkan dan dianggap sebagai kelemahan Al-Quran. Akan tetapi, fakta yang terungkap justru menambah kemukijizatan Al-Qur’an.


Metamorfosa, Senin 30/12/2013 bertepatan pukul 13.00 WIB Fakultas Sains dan Teknologi mengadakan Seminar Hasil Karya Mahasiswa di Teatrikal Saintek. Seminar ini dibuka dengan pertunjukan band yang personilnya adalah Dosen-dosen fakultas saintek dari berbagai prodi. Seminar yang bertemakan “Mahasiswa Agen Pembaharu” ini merupakan gabungan dari Prodi Teknik Industri, Prodi Biologi, Prodi Matematika, Prodi Teknik Informatika Dan Perpus Saintek.

Sabtu, 09 November 2013

Sosialisai UU Kelompok Studi Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi

Jum’at (19/09), Agenda kegiatan SEMA Fakultas Sains Dan Teknologi mengadakan sosialisasi UU kelompok studi mahasiswa Fakultas. Acara yang berlangsung mulai jam 10.00 WIB di Treatrikal Fakultas Sains Dan Teknologi ini dihadiri oleh beberapa perwakilan dari masing-masing kelompok studi fakultas, kelompok studi program studi, dan perwakilan masing-masing LKM Fakultas. Pada agenda ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan III, serta Kabag Tata Usaha.
Dalam acara ini, selaku kabag TU yaitu Budhi Susilawati,  menerangkan bagaimana alur  pengajuan proposal ke fakultas serta tanya jawab kendala-kendala yang dialami mahasiswa saat mengajukan proposal.Adanya undang-undang baru ini dimaksudkan agar keberadaan kelompok studi di Fakultas Sains Dan Teknologi menjadi tertib dan tepat sasaran. Sehingga dari tujuan sosialisasi ini SEMA-FST bisa menjalankan tugasnya sebagai badan legislative dengan tepat dan benar terutama dalam hal control anggaran.

Menurut sumber tercatat ada 6 kelompok studi fakultas dan 25 kelompok studi Prodi dibawah control SEMA-FST. Kebijakan baru SEMA-FST dimulai dengan pendataan dan verifikasi data yang harus dikumpulkan selambat-lambatnya sampai akhir november 2013. Apabila kelompok studi prodi dan fakultas tidak melaksanakan hal tersebut, maka keberadaan kelompok studi ini dianggap tidak ada. [Mala-Meta]
Higgs Boson “Partikel Tuhan”
Sejarah  sains dimata dunia mendapat penemuan yang selalu baru. Penemuan partikel Tuhan menjadi tonggak sejarah perkembangan fisika partikel. Sebuah atom selama ini dikenal memiliki komposisi yang terdiri dari proton (bermuatan positif), elektron (bermuatan negatif), dan neutron (bermuatan netral). Tapi kini ada lagi tambahan yaitu Higgs-Boson. Sebelumnya telah ditemukan partikel yang mirip Higgs Boson pada Selasa, 3 Juli 2012, kemudian pada Kamis (14/3/2013) Dalam konferensi Rencontres de Moriond di Italia , ilmuwan akhirnya mengonfirmasi bahwa partikel yang ditemukan memang Higgs Boson. Penelitian Higgs Boson ini dilakukan oleh Organisasi Riset Nuklir Eropa (CERN).
apa itu Higgs-Boson?
Higgs Boson adalah Sebuah partikel yang membentuk sebuah obyek, baik itu molekul, sebutir apel, sebuah kereta, hingga sesosok manusia, dia adalah massa. Wikipedia menerangkan, Higgs Boson adalah partikel dasar masif hipotetis yang diperkirakan ada sesuai Model Standar (MS) fisika partikel. Secara teoritis, ada dua ciri utama Higgs Boson. Pertama, partikel tersebut harus memiliki spin nol. Spin menyatakan momentum. Kedua, parity (keseimbangan, keadaan sama) yang menyatakan bagaimana cermin partikel berperilaku dalam fisika kuantum harus positif.
Munculnya nama partikel Tuhan berawal dari pernyataan fisikawan Leon Lederman dalam buku berjudul God Particle: If Universe is the Answer, what is the question?. Awalnya fisikawan Amerika itu menyebutnya goddamn particle. Tapi editor buku Lederman menolaknya, jadilah god particle. Peletak dasar teori partikel Tuhan, yaitu Peter Higgs, menolak penamaan itu. Sebab pria 83 tahun itu adalah seorang atheis. Jadi sebenarnya tidak ada nuansa agama dalam partikel ini.
Higgs Boson atau partikel Tuhan ini dapat memunculkan teori-teori baru dimana manusia bisa menghilang dan menembus waktu. jika ada perlakuan khusus yang bisa memanipulasi medan di sekitar partikel secara lokal. Maka bisa terjadi sebuah obyek menghilang, Jika medan partikel Higgs-Boson dimanipulasi dalam area yang besar sehingga memiliki energi, maka akan terjadi energi gravitasi yang repulsif. Akibatnya, wilayah-wilayah di alam semesta ini akan bergerak cepat dan memindahkan barang-barang lebih cepat daripada cahaya, sehingga memungkinkan manusia  menembus waktu. Partikel Tuhan ini bahkan diyakini bisa menjelaskan terciptanya alam semesta, (sumber : kompas.com; Tempo.co). [Mala-Meta]