Sabtu, 09 November 2013

Higgs Boson “Partikel Tuhan”
Sejarah  sains dimata dunia mendapat penemuan yang selalu baru. Penemuan partikel Tuhan menjadi tonggak sejarah perkembangan fisika partikel. Sebuah atom selama ini dikenal memiliki komposisi yang terdiri dari proton (bermuatan positif), elektron (bermuatan negatif), dan neutron (bermuatan netral). Tapi kini ada lagi tambahan yaitu Higgs-Boson. Sebelumnya telah ditemukan partikel yang mirip Higgs Boson pada Selasa, 3 Juli 2012, kemudian pada Kamis (14/3/2013) Dalam konferensi Rencontres de Moriond di Italia , ilmuwan akhirnya mengonfirmasi bahwa partikel yang ditemukan memang Higgs Boson. Penelitian Higgs Boson ini dilakukan oleh Organisasi Riset Nuklir Eropa (CERN).
apa itu Higgs-Boson?
Higgs Boson adalah Sebuah partikel yang membentuk sebuah obyek, baik itu molekul, sebutir apel, sebuah kereta, hingga sesosok manusia, dia adalah massa. Wikipedia menerangkan, Higgs Boson adalah partikel dasar masif hipotetis yang diperkirakan ada sesuai Model Standar (MS) fisika partikel. Secara teoritis, ada dua ciri utama Higgs Boson. Pertama, partikel tersebut harus memiliki spin nol. Spin menyatakan momentum. Kedua, parity (keseimbangan, keadaan sama) yang menyatakan bagaimana cermin partikel berperilaku dalam fisika kuantum harus positif.
Munculnya nama partikel Tuhan berawal dari pernyataan fisikawan Leon Lederman dalam buku berjudul God Particle: If Universe is the Answer, what is the question?. Awalnya fisikawan Amerika itu menyebutnya goddamn particle. Tapi editor buku Lederman menolaknya, jadilah god particle. Peletak dasar teori partikel Tuhan, yaitu Peter Higgs, menolak penamaan itu. Sebab pria 83 tahun itu adalah seorang atheis. Jadi sebenarnya tidak ada nuansa agama dalam partikel ini.
Higgs Boson atau partikel Tuhan ini dapat memunculkan teori-teori baru dimana manusia bisa menghilang dan menembus waktu. jika ada perlakuan khusus yang bisa memanipulasi medan di sekitar partikel secara lokal. Maka bisa terjadi sebuah obyek menghilang, Jika medan partikel Higgs-Boson dimanipulasi dalam area yang besar sehingga memiliki energi, maka akan terjadi energi gravitasi yang repulsif. Akibatnya, wilayah-wilayah di alam semesta ini akan bergerak cepat dan memindahkan barang-barang lebih cepat daripada cahaya, sehingga memungkinkan manusia  menembus waktu. Partikel Tuhan ini bahkan diyakini bisa menjelaskan terciptanya alam semesta, (sumber : kompas.com; Tempo.co). [Mala-Meta]




0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Kirim Tulisan Anda Baik Berupa Artikel, Opini, Cerpen, Dll ke
Email : metamorfosa96@yahoo.com
Add : Lpm Metamorfosa
Follow : @LpmMetamorfosa